NEW YORK – Kondisi ekonomi global terus memburuk, lebih dari perkiraan. Kemungkinan ekonomi akan terjadi lebih cepat daripada saat tragedi Great Depression.
Pernyataan itu merupakan prediksi Paul Volcker, salah satu penasihat utama Presiden Barack Obama, seperti dilansir Associated Press, Sabtu (21/2/2009).

Volcker mengingatkan, produksi industri di seluruh dunia akan menurun lebih cepat daripada di Amerika Serikat. Padahal, Negeri Paman Sam juga tengah berada di bawah tekanan yang tidak kalah hebat.
“Saya tidak ingat kapan, semua akan turun drastis mungkin akan melebihi Great Depression, saat ini semua hal turun cukup cepat dan menyeluruh,” ujar Volcker saat jamuan makan siang dengan para ekonom dan investor di Columbia University.
Mengingat semakin luasnya kondisi tersebut, dia menyatakan, peraturan keuangan harus segera diperbaiki dan ditingkatkan untuk mencegah kondisi yang semakin buruk lagi. Namun kebijakan tersebut harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak mengganggu hal-hal lebih lanjut saat kekacauan global ini terjadi terus-menerus.
“Ada sedikit korelasi antara kecanggihan dari sistem perbankan dan pertumbuhan produktivitas,” katanya.
Dia menekankan, pentingnya mencegah lembaga keuangan yang cukup besar untuk mengajukan paket yang beresiko tinggi seperti hedge funds atau dana untuk perdagangan sendiri.
Volcker menambahkan krisis itu diawali dengan ketidakseimbangan global seperti kurangnya dana pihak keriga di Amerika Serikat. Tetapi ketidakberanian banyak negara di dunia untuk mengambil kebijakan menyebabkan keterlambatan.
“Setelah krisis meledak penting untuk mengambil tindakan tegas, termasuk peraturan yang lebih efektif dan struktur beberapa gerakan yang seragam terhadap sistem akuntansi.” ujarnya
Untuk itu, semua lembaga keuangan yang dianggap gagal harus tunduk pada pentingnya keterbukaan.
Sumber : http://economy.okezone.com/
